Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

Cerpen Baru Terbaru Sangat Terbaru (Hadiah Kecil dari Ayah)

Hadiah Kecil dari Ayah Menikah? Sontak tawaku memenuhi ruang keluarga yang ukurannya dua kali lebih luas dari kamar tidurku. Alam mimpikah ini? Kakak lelakiku sudah mendahului mencubit pipi kananku untuk membuatku yakin (sambil matanya tak berpindah dari layar ponselnya membalas pesan). Menyebalkan sekali. Apa aku terlalu berbahaya jika tidak disegerakan menikah? Jenis perempuan “nakal”kah aku ini? Ah, Ayah sudah mulai tak bisa diajak bercanda. “Me..me..menikah, Yah? Apa, Bu? Menikah?” Kataku sambil diakhiri dengan gelak tawa. “Menurut lo apa?” Abang memang tidak pernah serius ketika membicarakan topik serius. Sama sepertiku. “Aaa, hahahahahaha. Aku baru saja tiba di rumah dan diberi kejutan seperti ini? Sungguh keluarga yang romantis. Jauh-jauh hari sudah mempersiapkan kejutan perayaan wisudaku. Kalau begitu, aku akan istirahat dulu.” Belum sepenuhnya aku berdiri, Abang sudah melingkarkan tangannya di leherku dan memaksaku duduk. Aku menggigit tangannya, kemudian Ayah ...

Cerpen (Baru)

SURAT DARI AYRA Dengan penuh keyakinan malam itu aku menghilangkan semua hal yang dapat mengingatkanku padamu. Aku berharap tidak ada satupun jejak yang tersisa agar tidak ada sekalipun kesempatan bagiku untuk mengenang. Tidak banyak, aku hanya menginginkan waktuku kembali yang telah terbuang percuma sejak aku mengenalmu. Kamu harus mengganti rugi untuk itu. Yang perlu kamu lakukan hanyalah menghilang. Sejauh-jauhnya menghilang dari pandanganku. Usahakan tak ada satupun yang tersisa. Termasuk perasaanmu. Aku meraih ponsel di saku jas. Dengan cepat ibu jariku menekan angka satu di layar. Panggilan cepat. Namanya. Dua kali nada sambung. Dia masih belum menjawab panggilan. Tiga. Empat. Aku semakin resah berjalan mondar-mandir sambil memegangi secarik kertas. Dalam hati aku memaki. Omong kosong dengan segala tulisannya di kertas ini. Panggilan yang kedua. Akhirnya sebuah suara terdengar dari seberang sana. “Iya?” “Maksudnya apa?” Aku langsung ke tujuan intinya. ...