Resital Biola Aziza Sebenarnya apa yang dicari dalam hidup ini? Harta? Tahta? Cinta? Apa pun itu jenisnya, semesta tak serta merta menerima begitu saja. Kehendak Sang Kuasa mengalahkan apa pun itu bentuknya kelicikan, ketidakadilan, dan keserakahan. Lalu, bagaimana dengan seseorang yang mempunyai keterbatasan? Apakah masih ada cara baginya untuk menyapa dunia? Mengenal pencipta-Nya? Bahkan berkomunikasi dengan-Nya? Caranya? Siluet jingga meneduhkan jiwa yang sedang terpaku di ambang pintu. Menikmati desir ombak yang saling berkejaran mencapai pasir putih pulau kecil. Sebuah pulau yang sengaja disediakan untuk gadis remaja yang hidupnya tak seindah mimpinya. Mimpi-mimpi yang membawanya terus berharap. Kiranya Tuhan bermurah hati memberikan keajaiban itu untuknya. Setelah tujuh belas tahun lamanya yang dia lihat hanya gelap, hitam, kosong. Aziza. Begitulah orang-orang memanggil gadis buta dan tuli itu. Tentunya rasa syukur selalu terucap oleh keduaorangtuanya. Kebanyakan manus...