Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2014

Cerpen

Resital Biola Aziza Sebenarnya apa yang dicari dalam hidup ini? Harta? Tahta? Cinta? Apa pun itu jenisnya, semesta tak serta merta menerima begitu saja. Kehendak Sang Kuasa mengalahkan apa pun itu bentuknya kelicikan, ketidakadilan, dan keserakahan. Lalu, bagaimana dengan seseorang yang mempunyai keterbatasan? Apakah masih ada cara baginya untuk menyapa dunia? Mengenal pencipta-Nya? Bahkan berkomunikasi dengan-Nya? Caranya? Siluet jingga meneduhkan jiwa yang sedang terpaku di ambang pintu. Menikmati desir ombak yang saling berkejaran mencapai pasir putih pulau kecil. Sebuah pulau yang sengaja disediakan untuk gadis remaja yang hidupnya tak seindah mimpinya. Mimpi-mimpi yang membawanya terus berharap. Kiranya Tuhan bermurah hati memberikan keajaiban itu untuknya. Setelah tujuh belas tahun lamanya yang dia lihat hanya gelap, hitam, kosong. Aziza. Begitulah orang-orang memanggil gadis buta dan tuli itu. Tentunya rasa syukur selalu terucap oleh keduaorangtuanya. Kebanyakan manus...

Cerpen

Sehangat Kasih Secangkir Kopi Sejatinya, kehangatan kasih itu terlahir dari hati. Bersemi karena aroma wangi mocca yang menebar benih-benih rindu yang terpendam. Rindu yang tertinggal setelah tujuh tahun lamanya sang melati layu. Menghilang tanpa meninggalkan sebuah jejak membuatku tersiksa. Dan, seorang wanita tak menjadikan hati seorang lelaki sepertiku puas atas pilihannya. Ternyata, semuanya tak sama. Tujuh tahun. Ya, itulah waktu yang kuingat dalam memoriku. Saat aku tak menyadari keputusanku bukan hanya membuat hati seorang wanita bahagia, tapi juga membuat hati seorang wanita lain merana. Tujuh tahun, saat tanya yang tak pernah terjawab meluluhkan rasa kagumnya padaku. Tujuh tahun, saat perasaan cinta yang tak pernah terucap. Hingga saat ini, aku tak tahu di mana keberadaan sang melati yang telah kubuat layu. Dia menghilang tanpa sepengetahuanku. Sekadar berpamitan ucapkan selamat tinggal pun tidak dia lakukan. Kini aku tahu, mengambil suatu keputusan untuk memilih sa...

Renungkan, pikirkan, lakukan!!!

Terkadang, semuanya terasa berat untuk dijalani. Mengenai hal-hal yang harus dilakukan saat ini sampai ke depannya. Mengenai apa yang harus dilakukan untuk membahagiakan orangtua. Dan banyak hal-hal lainnya yang setiap malam selalu terbayang dan terpaksa aku memikirkannya. Caranya? Caranya? Caranya? Mungkin saat ini Tuhan sedang memberi jalan yang bukan untuk dilalui. Disana, masih ada dan masih banyak jalan yang harus ditempuh. Manusia memang tidak pernah tahu dimana letak keadilan Tuhan. Bagaimana mungkin mereka tahu? Mereka hanya memikirkan apa yang telah mereka mimpikan dan rencanakan tak sejalan dengan kenyataan hasilnya, itulah tidak adil. Memang begitulah, manusia memang tidak lepas dari sifat serakah. Atau mungkin tidak bisa berhusnudzon kepada Tuhannya? Sedikit dari rasa yakin yang telah tumbuh sekian lamanya akan tergoyahkan oleh rumor-rumor tidak jelas. Maka, apakah ada hal-hal lainnya agar rasa percaya dan semangat itu kembali dan semakin tumbuh? Usaha + Doa = Sukses. ...