Langsung ke konten utama

Puisi

Kebiasaan yang Tak Pantas

Kau lupa beberapa hal;
Napas, nyawa, dan keislamanmu
Pandang, dengar, cium,
Raba, rasa, dan keimananmu

Kau pula lupa beberapa hal;
Maki, sesal, dan kepicikanmu
Dusta, tipu, hujat,
Dengki, ghibah, dan kenistaanmu

Lantas tak malu kau menuntut?
Menyalahkan nasi yang menjadi bubur
Memaki dengan lidah pahitnya
Ujar hinamu?

Kau lucu.
Hidupmu lucu.
Haruskah kutertawakan?
Ah, sudah terlalu kasihan.

Putri Siti Reykhani
Majalengka, Januari 2016.

Komentar